Senin, 23 Mei 2016

Bukti Penanganan Bencana Gunung Berapi Untuk Siap Siaga






BPBD telah menyatakan perlengkapan penunjangan dalam menghadapi kemungkinan terburuk yang akan terjadi dampak dari gunung berapi dalam laut.

Pusat Pengendali Operasi (Pusdaops) BPDB Provinsi bengkulu, Edwar, mengatakan, pihaknya telah menyiagakan sejumlah peralatan.

''kami sudah siaga, mulai light tower portable, perahu amfibi, mobil dapur umum, water tratmen mobile dan potable, mobil komunikasi satelit, tenda pengungsi, dan tenda komando,'' ujar Edwar.

Tidak hanya menyiagakan perlengkapan dan peralatan, Edwar juga mengatakan saat ini di BPBD Provinsi Bengkulu telah dibentuk posko tanggap bencana yang standby selama 24 jam di kantor BPBD Provinsi Bengkulu.

'' Di kantor kita sudah ada posko bencana Pusdaops yang aktif selama 24 jam. Di sana ada 2 petugas yang standby setiap hari,'' Jelasnya.

Ia juga menambahkan, dari BPBD juga telah menyiagakan bahan logistik, seperti makanan siap saji, selimut, kantong jenazah, serta kebutuhan logistik lainnya.
Saat ini, ujarnya.

Ia jugamenambahkan, dari BPBD juga telah menyiagakan bahan logistik lainnya. Saat ini, Ujarnya, dari BPBD Provinsi Bengkulu terus berkoordinasi dengan pihak BPBD Kabupaten Mukomuko.

''Semua bahan logistik sudah siap semuanya. Kalau memang dibutuhkan akan kita salurkan langsung ke lokasi sesuai dengan kebutuhan,'' Ujarnya.

Sementara kepala BPBD Kabupaten Mukomuko, Ramdani, Mengatakan, dalam menanggapi gunung berapi bawah laut di mukomuko, pihaknya telah membuatkan membuatkan jalur 20 titik untuk jalur evakuasi 15 kecamatan di mukomuko.

'' Jalur Evakuasi sudah kita pasang 20 titik. Peralatan dan perlengkapan juga sudah disiagakan, Jelas Ramdani.

Ia menambahkan, dari BPBD juga telah memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan masyarakat di mukomuko agar tetap siaga dan waspada.

''Sosialisasi sudah kita lakukan. Kita menghimbau agar warga tetap waspada,'' Jelas Ramdani.

warga ketakutan...
warga Kabupaten mukomuko, Provinsi Bengkulu, ketakutan setelah mengetahui adanya gunung bawah laut di daerah itu yang diduga gunung berapi dan berkemungkinan aktif.

'' Saat ini saya siap-siap. Sebagian baju-baju sudah dimasukan ke dalam tas. Kalau gunung berapi meletus tinggal mengungsi,'' Ujar Warni. salah satu warga.

Semua warga pun setelah mendengar kabar tersebut sudah bersiap siaga atas peringatan dari warga ke warga.

0 komentar:

Posting Komentar