Kamis, 09 Juni 2016

Jenis Keberanian Jokowi di Mata Dunia

Mengiringi karier politik Presiden RI, Ir. Joko Widodo alias Jokowi. Di dalam maupun di luar negeri, Jokowi senantiasa mendapat dua penilaian yang saling bertolak belakang. Sebagian memuji sebagai pemimpin yang berani, sebagia lagi justru sebaliknya.

Ada yang bilang Jokowi teguh dalam memegang janji, tapi ada juga yang menilai sebagai sosok yang merupakan janji-janji sewaktu kampanye, baik sebagai Gubernur DKI Jaya maupun saat kampanye dalam pilpres.

Terlepas dari pro-kontra, ada beberapa keberanian Jokowi yang patut diangkat ke permukaan. Inilah keberanian Jokowi di mata dunia.

A. Berani mengkritik lembaga keuangan dunia
Kritik keras disampaikan Jokowi ke lembaga-lembaga keuangan dunia. Ia bahkan menyebut sebagai bank dunia, ABD,dan IMF, harus dibubarkan. Jokowi menyampaikan hal itu dalam pidato pembukaan di puncak peringatan Konferensi Asia Afrika, dengan bahasa Indonesia. Jokowi menilai tatanan ekonomi dunia seperti sekarang masih banyak ketidak adilan. Negara-negara kaya seakan punya posisi yang lebih superior dan menentukan perekonomian global.

B. Berani menantang PBB
Jokowi mendapat sambutan hangat dari pemimpin negara-negara Asia Afrika ketika menyampaikan pidato peringatan 60tahun Konferensi Asia Afrika, dengan menyentil PBB. Jokowi bahkan terang-terangan menilai PBB dalam meredam aksi penindasan dan kekerasan negara-negara Timur-Tengah. Ia juga menantang agar PBB berani mereformasi diri.





C. Berani menenggelamkan kapal  asing pencuri ikan
Kesabaran pemerintah Indonesia agaknya sudah habis terkait kian maraknya kusus pencurian ikan oleh kapal nelayan asing di perairan laut Indonesia. Setiap tahun Indonesia menderita kerugian sekitar Rp. 300 triliun akibat kasus pencurian oleh kapal asing.

Jumlah itu sangat jauh dari pendapatan negara yang masuk dari sektor kelautan yang hanya Rp. 300 miliar per tahun. Tak kurang dari 5400 kapal asing beropasi mencuri ikan di perairan laut Indonesia. Jokowi pun memerintahkan agar TNI dan Menteri kelautan Susi Pudjiastuti untuk menenggelamkan kapal-kapal yang tertangkap. Tercatat 132 kapal asing jenis perahu/sampan telah di karamkan.

D. Berani menolak permitaan  amnesti internasional
Amnesti Internasional pernah meminta pemerintah Indonesia membatalkan rencana eksekusi mati
terhadap lima terpidana kasus narkoba pada akhir tahun 2015 karena dianggap sebagai pelanggaran  HAM. Jokowi menolak dan menegaskan, keputusan pengadilan tidak bisa diganggu gugat.

Australia bahkan sampai ngotot dan melobi PBB. mereka ingin vonis hukuman mati terhadap warganya yang gembong narkoba dalam kasus''Bali Nine, agar di batalkan! Tapi Jokowi tetap kukuh.

E. Berani memberantas kejahatan narkoba
Langkah tegas Jokowi dalam menolak pemberian grasi terhadap terpidana mati kasus narkoba, patut di apresiasi. Jokowi ingin menunjukan bahwa ia tidak main-maindalam persoalan narkoba. Lewat Badan Narkotika Nasional (BNN), Jokowi memerintahkan pemberantasan narkoba secara besar-besaran.



F. Berani menghapus subsidi BBM
Jokowi membuat berbagai langkah reformasi struktual, termasuk di dalamnnya pengolahan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pembangunan energi bersih. Itu dia ungkaplah saat bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Gedung Putih, Senin 26 Oktober  2015.
Obama pun memuji langkah berani Jokowi.



F. Berani tegas dalam memberantas teroris 
Jokowi banyak mendapat pujian dari pimpinan dunia atas respons cepat polisi, TNI, serta aparat lain, terkait serangan teror bom  Thamrin di Jakarta Pusat, beberapa bulan lalu. Teror itu merenggut tujuh nyawa, termasuk pelaku.

Jokowi kembali menerima beberapa telepon dari para kepala negara mengenai insiden ini, termasuk Perdana Menteri Malaysia, Australia, juga Raja Arab Saudi dan juga kanselir Jerman. Intinya dunia internasional memuji tim anti teror Indonesia yang dianggap berani dan tegas dalam menumpas teroris.













0 komentar:

Posting Komentar